Destinasi Wisata Sawahlunto Populer yang Sarat akan Sejarah – Kota Sawahlunto terletak di Provinsi Sumatera Barat. Kota dengan luas wilayah sekitar 273,45 kilometer persegi ini terletak di lembah slot olympus sepanjang pegunungan Bukit Barisan yang dihuni oleh multietnis, seperti Batak, Minangkabau, Jawa, Tionghoa, dan Sunda. Sempat di anggap sebagai kota mati pada tahun 2000-an, kota ini mulai bertransformasi dari kota pertambangan menjadi kota wisata dengan bentang alam yang mengesankan
Rekomendasi Wisata di Sawahlunto
Kawasan Tambang Batu Bara Ombilin
Di tetapkan sebagai situs warisan budaya oleh UNESCO, tambang batu bara Ombilin juga di kenal sebagai “Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto”. Oleh karena status tersebut, kota tambang tertua di Asia Tenggara ini ramai di kunjungi oleh para wisatawan dan peneliti. Di objek wisata sejarah ini, kamu bisa berkeliling dan melihat-lihat berbagai peninggalan yang masih tersisa. Seperti Museum Tambang Batu Bara, Gedung Ransum, serta lokomotif tua bernama Mak Itam yang dulunya di gunakan untuk aktivitas pertambangan.
Baca Juga : 4 Wisata Budaya di Tegal Yang Harus Kamu Ketahui
Museum-Tambang-Ombilin
Museum Tambang Ombilin merupakan tujuan wisata Sawahlunto yang pertama. Museum ini menjadi penanda bahwa Sawahlunto pernah berjaya di sektor pertambangan. mengunjungi objek wisata di Sawahlunto ini, kita bisa mengetahui awal mula lucky neko slot pertambangan batubara di Sawahlunto hingga kapan era tersebut berakhir. Di objek wisata sejarah Sawahlunto ini juga tersimpan peralatan tambang yang di gunakan pada masa kolonial tersebut. Aktivitas pertambangan di Sawahlunto sendiri bermula sejak tahun 1891 dan berhenti pada tahun 1970-an karena produksinya semakin menurun.Bangunan museum tambang Ombilin juga punya kaitan dengan sejarah indonesia. Sebab, sebelum beralih fungsi menjadi museum, bangunan tersebut merupakan rumah peristirahatan Presiden RI Kedua Soeharto.
Lubang Kalam
Keberadaan Lubang Kalam yang masih berdiri kokoh hingga saat ini tentu membuat para wisatawan tertarik untuk datang berkunjung. Sebuah terowongan jalur kereta api sepanjang satu kilometer ini menawarkan latar belakang yang sangat estetik untukmu mengambil foto. Meski lorong terowongan ini sudah tidak lagi di gunakan, namun Lubang Kalam tetap menjadi wisata bersejarah yang menarik untuk di kunjungi. Kamu bisa belajar dan melihat langsung bagaimana masa kejayaan pertambangan yang ada di Sawahlunto kala itu.
Museum Kereta Api Sawahlunto
Tak lengkap rasanya jika pergi ke Sawahlunto tanpa mengunjungi Museum Kereta Api Sawahlunto yang sarat akan sejarah. Destinasi wisata ini merupakan museum kereta api tertua kedua di Indonesia setelah Museum Kereta Api Ambarawa. Sebelum di pergunakan sebagai museum kereta api, bangunan ini merupakan bangunan stasiun kereta. Kamu bisa menemukan koleksi gerbong maupun lokomotif uap yang masih beroperasi hingga saat ini saat berkunjung ke museum ini pada hari minggu.
